Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun naik terbatas ke level 3,83%, masih jauh di bawah level 4,20% pada awal November 2022. Investor saat ini menantikan risalah Fed dari pertemuan November, serta sejumlah rilis data ekonomi AS. Sebagian besar investor saat ini ekspektasikan bahwa Fed akan menaikan suku bunga secara moderat sebesar 50 bp pada Desember 2022, dan serangkaian kenaikan 25 bps untuk tahun depan.

*   Indeks dolar naik ke atas level 107 seiring kekhawatiran terkait Covid-19 di China mendorong investor untuk menjual aset berisiko dan bergegas untuk mengkoleksi aset-aset safe haven. Selain itu, indeks dolar yang kuat juga ditopang oleh pernyataan hawkish dari beberapa pejabat Fed akhir-akhir ini.

*   People's Bank of China (PBoC) mempertahankan tingkat suku bunga pinjaman utamanya selama tiga bulan terakhir secara berturut-turut, di tengah tekanan pada mata uang Yuan dan perlambatan aktivitas ekonomi karena meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa kota. Loan Prime Rate (LPR) tenor satu tahun untuk kredit korporasi dipertahankan pada level 3,65% dan suku bunga KPR tenor lima tahun dipertahankan pada level 4,30%.

*   BI mencatatkan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 11,95% YoY pada Oktober 2022, naik dari 11,00% YoY pada September 2022, dan pertumbuhan deposito sebesar 9,41% YoY, naik dari 6,77% YoY pada September 2022. Sementara itu, rasio NPL turun ke 2,78% pada Oktober 2022 dari 2,88% pada September 2022.

*   Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan upah minimum Indonesia maksimum sebesar 10% untuk tahun 2023, lebih rendah dari tuntutan serikat pekerja. Dengan penyesuaian upah minimum 2023, Pemerintah berharap daya beli dan konsumsi masyarakat tetap terjaga sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke depan.

*   IHSG ditutup melemah 0,46% atau 33bps ke level 7.030,59.

*   Rupiah ditutup menguat 0,10% atau 15bps ke level Rp15.698/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.713/USD.   



Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP