Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun turun ke sekitar level 3,75% setelah Presiden Fed Cleveland Loretta Mester berkomentar bahwa laju kenaikan suku bunga Fed dapat diperlambat ke depan, tetapi angka inflasi saat ini belum cukup meyakinkan untuk menghentikan kenaikan secara penuh.

*   Menurut perkiraan Bank of America (BoFA), AS akan mengalami resesi ringan pada periode 1Q23-3Q23 seiring dengan siklus suku bunga Fed yang akan mencapai level puncaknya di level 5,0%-5,25%, sementara soft landing sulit untuk dicapai bahkan ketika inflasi AS mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

*   Menurut OECD, pertumbuhan ekonomi global akan turun ke level 2,2% YoY pada tahun 2023 dari level 3,1% YoY tahun ini karena inflasi yang tinggi, siklus kenaikan suku bunga, kendala pasokan energi, dan perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan. Pertumbuhan PDB di Eropa dan AS akan melambat ke level 0,5% YoY dari masing-masing sebesar 3,3% YoY dan 1,8% YoY di tahun 2022.

*   Menurut Konsensus Bloomberg, pelaku pasar memperkirakan inflasi AS akan melanjutkan tren penurunannya ke level 7,2% YoY pada November 2022 dari level 7,7% YoY pada Oktober 2022, yang akan dirilis pada 13 Desember 2022 mengingat harga minyak yang lebih rendah. Secara bulanan, CPI headline AS akan cenderung flat, sementara CPI inti kemungkinan akan terjadi deflasi.

*    BI menetapkan target untuk menurunkan inflasi Indonesia ke level 3,61% YoY pada tahun 2023 dibandingkan dengan level 5,71% YoY per Oktober 2022. Oleh karena itu, BI membutuhkan kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut untuk mengendalikan laju inflasi tahun depan.

*   IHSG ditutup menguat 0,33% atau 24bps ke level 7.054,12. IHSG kembali rebound dan mempertahankan penguatannya hingga akhir hari. Nama komoditas dan konsumer menguat untuk menopang pasar sementara saham teknologi terus menurun lebih jauh (GOTO -2,5%). Nama-nama penambang batubara dan logam mineral naik untuk mendukung pasar mengikuti harga komoditas yang kuat tadi malam. ADRO naik 1,4%, PTBA naik 0,3%, BUMI naik 3,7%, HRUM melonjak 2,1% dan BYAN menutup hari dengan 2% lebih kuat, INCO melonjak 2,9% dan ANTM naik 2% hari ini. Sementara itu, nama konsumer MYOR melonjak 7,1%, ICBP melonjak 2,6% dan MAPI berakhir menguat 1,1%.

*   Rupiah ditutup menguat 0,06% atau 10bps ke level Rp15.688/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.698/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.



Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP