Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun, terkonsolidasi di sekitar level 3,68%, seiring narasi Fed yang mulai berubah dari inflasi dan pengetatan moneter ke potensi resesi AS dan kemungkinan pivot kebijakan Fed. Risalah dari pertemuan terakhir Fed memberikan sinyal bahwa Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunganya ke depan.

*   Indeks dolar berada ke sekitar level 105 seiring pejabat Fed yang menyatakan bahwa resesi AS kemungkinan besar akan terjadi tahun depan karena proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang lemah ke depan sementara Eropa menuju resesi lebih cepat pada 4Q22 mendorong permintaan investor terhadap aset safe haven.

*   Harga minyak Brent turun sekitar 2,0% ke USD83/barel karena China yang secara terus menerus bergulat dengan lonjakan kasus Covid-19, memicu kekhawatiran yang dapat menurunkan permintaan minyak global ke depan, meredam kekhawatiran investor bahwa Rusia akan memangkas pasokan minyaknya setelah negara-negara G7 mengusulkan pembatasan harga minyak pada minyak Rusia di kisaran USD65-70/barel.

*   Seiring perusahaan startup yang akan menghadapi lingkungan bisnis yang lebih sulit ke depan, DealStreetAsia memperkirakan bahwa siklus PHK akan berlanjut hingga tahun 2023. Masifnya PHK bermula dari perusahaan startup yang merekrut karyawan terlalu agresif selama pandemi Covid-19 untuk memenuhi permintaan layanan digital yang kuat sebaliknya saat ini berjuang untuk menyelamatkan keuangannya karena kenaikan suku bunga dan inflasi yang melonjak.

*   Di AS, laporan tenaga kerja, pidato Fed, serta pendapatan dan pengeluaran konsumen akan mendominasi rilis data ekonomi pekan ini. Kawasan Eropa, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Korea Selatan, dan Indonesia akan merilis inflasi untuk bulan November pada pekan ini. Terakhir, Kanada, Turki, India, Brasil, dan Swiss akan merilis data PDB untuk 3Q22 dan data PMI Manufaktur.

*   IHSG ditutup melemah 0,51% atau 36bps ke level 7.017,36.

*   Rupiah ditutup melemah 0,32% atau 50bps ke level Rp15.723/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.673/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP