Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun turun ke sekitar level 3,45%, seiring meningkatnya
kekhawatiran akan resesi ekonomi AS setelah data penjualan ritel turun lebih
rendah dari yang diperkirakan serta sikap hawkish Fed yang akan terus berlanjut
ke depan.
European
Central Bank (ECB) menaikkan suku bunganya sebesar 50 bp pada pertemuan bulan
Desember. ECB juga menyatakan bahwa suku bunga diproyeksikan akan berlanjut
naik ke depan sebagai akibat dari krisis energi yang berkepanjangan di Eropa, yang
memperburuk prospek inflasi.
Menurut
European Central Bank (ECB), inflasi di
kawasan Eropa diperkirakan meningkat sebesar 8,4% YoY pada tahun 2022 dan 6,3%
YoY pada tahun 2023. Kemudian, inflasi akan menurun ke level 3,4% YoY pada
tahun 2024 dan 2,3% YoY pada tahun 2025. Karena krisis energi, memburuknya
aktivitas ekonomi global, dan kondisi keuangan moneter yang lebih ketat
mengakibatkan pertumbuhan PDB yang lebih rendah di kawasan Eropa untuk beberapa
kuartal ke depan. Secara keseluruhan, ECB proyeksikan PDB kawasan Eropa akan
tumbuh sebesar 3,4% YoY pada tahun 2022, 0,5% YoY pada tahun 2023, 1,9% YoY
pada tahun 2024 dan 1,8% YoY pada tahun 2025.
Surplus
perdagangan Indonesia meningkat menjadi USD5,16 miliar pada November 2022 dari
USD3,52 miliar pada November 2021, di atas ekspektasi konsensus surplus sebesar
USD4,26 miliar, seiring naiknya ekspor sementara impor mengalami penurunan.
Selama periode 11M22, surplus perdagangan Indonesia naik menjadi USD50,68
miliar dari USD34,42 miliar pada periode 11M21.
Menurut
Menteri Perindustrian, pemerintah Indonesia berencana menawarkan subsidi lebih
dari USD5.000 pada setiap penjualan mobil listrik untuk mendorong pembelian
mobil listrik dan juga mobil hybrid. Kebijakan tersebut akan membantu untuk
mengurangi emisi karbon di Indonesia. Pemerintah menargetkan penjualan
setidaknya 1,2 juta motor listrik dan 35.000 mobil listrik pada tahun 2024.
IHSG
ditutup menguat 0,89% atau 60bps ke level 6.812,19.
Rupiah
ditutup menguat 0,13% atau 20bps ke level Rp15.598/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.618/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP