Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun terkonsolidasi di sekitar level 3,74% dengan
volatilitas yang rendah seiring pasar keuangan AS yang belum terlalu agresif
selama musim liburan akhir tahun dengan tidak adanya rilis data ekonomi yang penting.
Keputusan
Bank of Japan (BoJ) pekan lalu untuk menaikan batas atas target yield secara
absolut bukan merupakan langkah pertama untuk keluar dari kebijakan moneter
yang sangat longgar, melainkan akan terdapat langkah lebih lanjut yang akan
memungkinkan kenaikan suku bunga Jepang dengan tenor jangka panjang lagi ke
depan.
Badai
musim dingin yang dahsyat menerjang sebagian AS dengan suhu turun hingga -45
Celcius dengan lebih dari 200 juta orang atau 60% populasi AS di bawah
peringatan cuaca musim dingin ekstrim. Sehingga, selama badai ekstrem ini
terjadi, aktivitas ekonomi di AS melambat.
Harga
batubara global terkonsolidasi sekitar USD400/ton, naik lebih dari 150% YTD
sejak awal tahun 2022. Dengan permintaan diperkirakan akan tetap pada tingkat
yang sama dalam beberapa tahun ke depan dan investor yang masih khawatir akan
gangguan pasokan lebih lanjut, maka harga batubara global diperkirakan akan
tetap kuat pada 2023F.
Berdasarkan
survei Bank Indonesia (BI), tingkat inflasi Indonesia akan melambat menjadi
5,35% YoY pada Desember 2022 (vs. 5,42% YoY pada November 2022). Laju inflasi
bulan Desember 2022 ditopang oleh kenaikan harga pangan dan transportasi
menjelang liburan akhir tahun.
IHSG
ditutup menguat 1,28% atau 87bps ke level 6.923,03.
Rupiah
ditutup melemah 0,19% atau 30bps ke level Rp15.663/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.633/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP