Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun melanjutkan tren kenaikannya ke sekitar level 3,86%
di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pembukaan kembali aktivitas ekonomi
China berpotensi akan menambah tekanan inflasi pada ekonomi global.
Baru-baru
ini, setelah pemerintah China tiba-tiba mencabut pembatasan nol Covid-19 yang
ketat, infeksi Covid-19 mulai melonjak dan memicu kekhawatiran varian baru yang
dapat mengganggu aktivitas ekonomi lebih lanjut. Sementara itu, pemerintah AS
sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan aturan khusus terkait Covid-19 bagi
wisatawan dari China.
Harga
minyak Brent turun ke sekitar USD83/barel di tengah meningkatnya kekhawatiran
investor terhadap cuaca ekstrem di beberapa negara akan menurunkan mobilitas
sosial serta resesi ekonomi global tahun depan akan berdampak pada permintaan
minyak global yang lebih rendah.
Fitch
ratings memproyeksikan rata-rata harga CPO global sebesar USD850/ton untuk
tahun depan, jauh lebih rendah dari rata-rata USD1.200/ton pada tahun 2022
karena potensi kenaikan pasokan minyak nabati setelah iklim La-Nina tahun ini
dan tren kelebihan persediaan CPO global akan berlanjut hingga tahun depan.
Menurut
Kementerian Keuangan, postur anggaran 2023 harus tetap fleksibel dalam
menghadapi turbulensi ekonomi global ke depan. Sementara itu, pertumbuhan
ekonomi nasional yang kuat harus dijaga melalui faktor pendukung domestik,
seperti konsumsi, investasi, dan belanja pemerintah.
IHSG
ditutup menguat 0,14% atau 10bps ke level 6.860,08.
Rupiah
ditutup menguat 0,29% atau 45bps ke level Rp15.658/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.703/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP