Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Internasional
Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa tahun 2023 akan lebih berat dari tahun
2022 karena mesin utama pertumbuhan ekonomi global – AS, Eropa dan China –
semuanya akan mengalami pelemahan aktivitas ekonomi secara simultan dan IMF
juga memperkirakan bahwa sepertiga perekonomian dunia akan mengalami resesi
pada tahun 2023.
Harga
minyak Brent naik sebesar 3,0% ke sekitar level USD86/barel di tengah pasokan
minyak global yang ketat di tengah cuaca dingin yang ekstrem di musim dingin
kali ini, sementara re-opening aktivitas ekonomi China memicu ekspektasi bahwa
permintaan minyak global akan lebih kuat di tahun 2023.
Taiwan
akan memperpanjang kebijakan wajib militernya menjadi satu tahun dari empat
bulan sebelumnya seiring meningkatnya ancaman dari China termasuk tekanan
militer, diplomatik dan ekonomi terhadap Taiwan yang bertujuan untuk menegaskan
klaim kedaulatannya..
Inflasi
Indonesia naik sebesar 5,51% YoY pada bulan Desember 2022 dibandingkan 5,42%
YoY pada bulan November 2022 dan lebih tinggi dari ekspektasi konsensus sebesar
5,39% YoY, yang masih berada di atas kisaran target Bank Indonesia sebesar
2%-4% YoY selama tujuh bulan secara berturut-turut. Sementara itu, inflasi inti
naik sebesar 3,36% YoY pada bulan Desember 2022 dibandingkan 3,30% YoY pada
November 2022 dan sedikit di bawah perkiraan konsensus sebesar 3,39% YoY.
Menurut
PEFINOD, nilai penerbitan surat utang korporasi mencapai Rp163,6 triliun pada
tahun 2022 atau tumbuh sebesar 44,7% YoY. Sementara itu, jumlah outstanding
surat utang korporasi tahun 2022 mencapai Rp516,32 triliun atau tumbuh sebesar
4,6% YoY. Selanjutnya, tingkat gagal bayar utang jatuh tempo berdasarkan jumlah
perusahaan penerbit sebesar 6,25%, lebih tinggi dibandingkan 5,91% pada tahun
2021.
IHSG
ditutup menguat 0,55% atau 37bps ke level 6.888,76.
Rupiah
ditutup melemah 0,16% atau 25bps ke level Rp15.598/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.573/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP