Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun bergerak naik ke sekitar level 3,72% seiring investor yang mencoba untuk mengevaluasi kembali ekspektasinya terkait rencana kebijakan suku bunga Fed setelah rilis data pekerjaan AS yang kuat. Investor ekspektasikan bahwa pasar tenaga kerja yang kuat dapat mempertahankan tren kenaikan suku bunga Fed ke depan.

*   Bisnis swasta di AS menciptakan 235 ribu pekerjaan pada Desember 2022, lebih tinggi dari 182 ribu pekerjaan pada November 2022 dan jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 150 ribu pekerjaan. Pasar tenaga kerja kuat tetapi terfragmentasi, dengan perekrutan sangat bervariasi berdasarkan industri dan ukuran perusahaan. Industri yang mempekerjakan secara agresif pada 1H22 telah memperlambat perekrutannya saat ini dan dalam beberapa kasus telah memangkas pekerjaan pada Desember 2022.

*   Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun menjadi 204rb dalam pekan yang berakhir 31 Desember 2022 dari level pekan sebelumnya sebesar 223rb dan di bawah ekspektasi konsensus 225rb. Itu merupakan angka terendahnya sejak September 2022, tetapi menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih cukup ketat dan kemungkinan berkontribusi lebih lanjut terhadap tekanan inflasi pada ekonomi AS.

*   Harga gas global anjlok 10,0% ke level USD3,7/mmbtu, merupakan level terendahnya di tahun 2022 dan turun sekitar 63% dari level puncaknya pada Maret 2022 sekitar USD10/mmbtu, di tengah prospek permintaan pemanas ruangan yang lebih rendah seiring perkiraan suhu yang jauh lebih hangat pada musim dingin sepanjang Januari 2023, khususnya di Eropa.

*   Untuk tahun 2023, pemerintah mengalokasikan kuota BBM bersubsidi sebesar 29-32 juta kiloliter untuk Pertalite RON 90 dan 16 juta kiloliter untuk Biosolar. Jumlah tersebut hampir sama dengan kuota BBM bersubsidi 2022 yang terealisasi sebesar 29,9 juta kiloliter untuk Pertalite dan 17,8 juta kiloliter untuk Biosolar.

*   IHSG ditutup menguat 0,46% atau 31bps ke level 6.684,56.

*   Rupiah ditutup melemah 0,16% atau 25bps ke level Rp15.633/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.608/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP