Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Pertumbuhan ekonomi China tercatat sebesar 2,9% YoY pada 4Q22, lebih rendah dari pertumbuhan 3,9% YoY pada 3Q22, tetapi di atas perkiraan konsensus sebesar 1,8% YoY. Output industri China tumbuh lebih dari yang diekspektasikan pada Desember 2022, sementara tingkat pengangguran turun dari level tertingginya selama 6 bulan di bulan November 2022.

*   Tingkat inflasi tahunan di Jerman tercatat sebesar di 8,6% YoY pada Desember 2022, merupakan level terendahnya selama empat bulan terakhir dan sejalan dengan perkiraan konsensus, tetapi jauh di atas target ECB sekitar 2% YoY. Secara bulanan, inflasi Jerman turun 0,8% MoM pada Desember 2022, setelah penurunan sebesar 0,5% MoM pada November 2022.

*   Harga minyak Brent naik 2,2% ke USD86,6/barel, merupakan level tertingginya sejak awal Desember 2022, ditopang oleh harapan pemulihan permintaan dari China. Sementara itu, OPEC+ terdengar optimis terkait prospek pasar minyak untuk tahun 2023, permintaan minyak akan meningkat sebesar 2,22 juta barel per hari, atau 2,2% lebih tinggi dari tahun 2022. Sementara itu, OPEC+ tetap berkomitmen untuk memangkas produksi minyak untuk menopang harga minyak.

*   Secara YTD, harga emas sudah naik sebesar 4,5% dan diperdagangkan di atas USD1.900/ons, sementara konsensus memperkirakan bahwa harga emas akan terus menguat didukung oleh beberapa katalis positif, yaitu: Inflasi global yang menurun, kenaikan suku bunga yang mendekati puncaknya , meningkatnya risiko resesi, indeks USD yang lebih lemah, ketegangan geopolitik yang berkepanjangan, dan permintaan emas fisik batangan yang kuat dari China.

*   Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi, Indonesia akan menjadi salah satu dari tiga besar produsen baterai dan mobil listrik di dunia pada tahun 2027.

*   IHSG ditutup melemah terbatas 0,02% atau 2bps ke level 6.765,79.

*   Rupiah ditutup menguat 0,50% atau 76bps ke level Rp15.089/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.165/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP