Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Saham turun di tengah
kekhawatiran baru tentang pertumbuhan ekonomi karena kebijakan moneter
diperketat di sebagian besar dunia untuk melawan inflasi. Saham Eropa jatuh
untuk pertama kalinya dalam empat hari dengan sentimen juga terdampak dari
China yang tetap berkomitmen dengan pendekatan zero-Covid-nya.
Presiden Xi
Jinping mendeklarasikan Covid Zero sebagai kebijakan paling “ekonomis dan
efektif” bagi China, dalam kunjungan simbolis ke Wuhan di mana ia melemparkan
strategi tersebut sebagai bukti superioritas sistem politik negara tersebut.
Harga minyak Brent naik ke
sekitar USD115/barel karena pejabat AS mengatakan bahwa diskusi dengan China
dan India berakhir positif, yang akan memungkinkan mereka untuk membeli minyak
Rusia dengan harga yang lebih murah dengan mengacu pada cap prices dari G7.
Minyak mentah Rusia telah dijual dengan diskon besar-besaran sebesar
USD30-50/barel dibandingkan dengan harga patokan minyak Brent.
Indonesia mencatat surplus
perdagangan dengan China pada Januari-April 2022, ekspor ke China mencapai
USD22,7 miliar sementara impor mencapai USD21,6 miliar meskipun ekspor makanan
dan minuman olahan Indonesia ke China turun 23,1% YoY pada 4M22 karena
kebijakan bongkar muat yang lebih ketat di beberapa pelabuhan di China.
Harga emas stabil dan
cenderung stagnan setelah mengalami penurunan dua hari. Hal ini karena pejabat
Federal Reserve mengecilkan risiko resesi AS bahkan saat mereka memperketat
kebijakan moneter.
IHSG ditutup melemah 54,11bp
atau -0,77% pada level 6.942,35. Sebanyak sembilan sektor dari total 11 sektor
di BEI menekan laju IHSG. Sektor yang turun di zona merah pada perdagangan hari
Rabu adalah sektor transportasi 3,29%. Sektor barang baku turun 1,58%. Sektor
perindustrian terkoreksi 1,57%. Sektor infrastruktur melorot 0,73%. Sektor energi
terkikis 0,62%. Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 18,42
miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 11,48 triliun. Ada 356 saham yang
melemah, 189 saham yang menguat dan 141 saham yang stagnan.
Nilai tukar Rupiah melemah
-0,09% atau naik 13poin ke level Rp 14.850/USD, dibandingkan penutupan kemarin
di level Rp14.850/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP