Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Fed menaikkan
kisaran target Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 bp ke 4,5%-4,75% pada pertemuan
Februari 2023, keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi konsensus.
Selanjutnya, Fed menambahkan bahwa kenaikan suku bunga akan berlanjut ke depan
untuk mengembalikan inflasi ke level 2,0% YoY.
Yield
US Treasury tenor 10-tahun turun ke level 3,41% setelah Fed menaikkan suku
bunga acuan sebesar 25 bp. Investor global bereaksi positif terhadap laju
kenaikan suku bunga yang lebih lambat tersebut, setelah Fed menerapkan 4x
kenaikan 75 bp secara berturut-turut, dan diikuti dengan 1x kenaikan 50 bp.
PMI
Manufaktur di AS turun ke level 47,4 pada Januari 2023, merupakan level
terendahnya sejak Mei 2020 dan di bawah perkiraan konsensus pada level 48,0.
Data tersebut menunjukkan kontraksi ketiga secara berturut-turut dalam
aktivitas pabrik seiring perusahaan yang memperlambat produksinya karena
permintaan yang lebih rendah dari konsumen.
Jumlah
lowongan pekerjaan di AS meningkat menjadi 11,0 juta pada Desember 2022, merupakan
level tertingginya dalam 5 bulan terakhir, di atas ekspektasi konsensus sebesar
10,3 juta dan juga naik dari 10,4 juta pada November 2022. Rasio jumlah
lowongan kerja terhadap jumlah pengangguran naik ke rekor tertingginya di level
1,9x dari level 1,7x sebulan sebelumnya dan di atas rata-rata level 1,2x
sebelum pandemi.
Tingkat
inflasi tahunan di Kawasan Eropa turun ke level terendahnya dalam 8 bulan
terakhir sebesar 8,5% YoY pada Januari 2023 dari 9,2% YoY pada Desember 2022,
dan di bawah perkiraan konsensus sebesar 9,0% YoY. Namun, inflasi inti tetap
stabil pada level 5,2%, memperkuat bukti lebih lanjut bahwa sebenarnya tekanan
inflasi tetap tinggi di Kawasan Eropa.
IHSG
ditutup menguat 0,41% atau 28bps ke level 6.890,57. Transaksi pasar moderat,
sebagian besar sektor di pasar diperdagangkan lebih kuat dengan nama-nama
teknologi memimpin kenaikan, GOTO +9,7% dan BUKA +6,4%.
Rupiah
ditutup menguat 0,63% atau 95bps ke level Rp14.880/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.975/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP