Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun bergerak sideways di sekitar level 3,40%, seiring
investor yang mencoba menghitung dampak kenaikan suku bunga Fed terhadap
prospek resesi ekonomi. Investor global dan Fed memiliki perbedaan pandangan
terkait prospek kenaikan suku bunga ke depan, dengan investor yang mengharapkan
pemangkasan suku bunga pada akhir tahun ini, sementara Fed menegaskan kembali
pandangannya bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.
European
Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 50 bp menjadi 3,0% pada
pertemuan bulan Februari, dan memberikan sinyal untuk kenaikan suku bunga
sebesar 50 bp lagi pada pertemuan bulan Maret 2023. ECB juga telah menegaskan
kembali akan tetap agresif menaikkan suku bunganya untuk menurunkan inflasi ke
level 2,0% YoY dalam jangka menengah.
Jumlah
orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun
3.000 dari pekan sebelumnya menjadi 183.000 pada pekan yang berakhir 28 Januari
2023, merupakan jumlah terendahnya sejak April 2022 dan jauh di bawah
ekspektasi konsensus sebesar 200.000. Klaim pengangguran menunjukkan bahwa
pasar tenaga kerja AS tetap ketat meskipun PHK perusahaan teknologi meningkat
dan kebijakan pengetatan moneter Fed yang agresif.
Perusahaan
yang berbasis AS mengumumkan 102,9 ribu PHK pada Januari 2023, merupakan jumlah
tertingginya sejak September 2020, dan jauh lebih tinggi dibandingkan 43,7 ribu
PHK pada Desember 2022, seiring perusahaan yang bersiap untuk menghadapi
perlambatan ekonomi, sehingga memangkas pekerjanya, dan memperlambat perekrutan
baru.
Pada
tahun 2022, penjualan mobil listrik Indonesia mencapai 11.132 unit, meroket
sebesar 1.282% YoY dibandingkan 805 unit
pada tahun 2021. Selanjutnya, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk
menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penjualan mobil listrik dari 11%
menjadi 1%, serta insentif potongan harga untuk mobil listrik yang minimal 40%
menggunakan komponen dalam negeri untuk meningkatkan penjualan dan menarik
investasi. Indonesia memiliki target penjualan mobil listrik setidaknya 35.000
unit pada tahun 2024.
IHSG
ditutup menguat 0,31% atau 21bps ke level 6.911,73. IHSG masih berhasil ditutup
menguat 0,3% di tengah aksi jual nama batubara, BYAN -4,52%, ADRO -3,83%, BUMI
-5,16%. Sementara itu, nama-nama bank besar mendukung pasar, BBRI +3,26%, BBCA
+2,96%, BMRI +2,06%, BBNI +2,20%. GGRM -5,7% menghentikan rentetan penguatannya
setelah OCBC NISP mengajukan laporan polisi terhadap salah satu pemiliknya
Susilo Wonowidjodo. Selain itu, Bursa Efek Indonesia mempertimbangkan untuk
mengizinkan pencatatan perusahaan asing dengan onshore operations tetapi tanpa
unit lokal.
Rupiah
ditutup melemah 0,09% atau 13bps ke level Rp14.893/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.880/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP