Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun turun ke level 3,91%, seiring peningkatan klaim
pengangguran AS pekan lalu lebih tinggi dari perkiraan yang memberikan sinyal
bahwa pasar tenaga kerja yang kemungkinan akan mulai melambat, sehingga
menurunkan kekhawatiran investor akan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat
secara berkepanjangan.
Jumlah
orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran melonjak sebanyak 21.000
dari pekan sebelumnya menjadi 211.000 pada pekan yang berakhir 4 Maret 2023,
merupakan jumlah tertinggi sejak Desember 2022 dan jauh di atas ekspektasi
konsensus sebanyak 195.000.
Tingkat
inflasi tahunan China turun ke 1,0% yoy pada Februari 2023 dari 2,1% yoy pada
Januari 2023, dan jauh di bawah perkiraan konsensus sebesar 1,9% yoy. Secara
bulanan, inflasi secara tak terduga turun 0,5% MoM, merupakan penurunan pertama
selama 3 bulan terakhir, dan meleset dari perkiraan konsensus yaitu kenaikan
sebesar 0,2% MoM.
Anggaran
militer China melampaui target pertumbuhan ekonominya pada tahun 2023. Anggaran
belanja militer tumbuh sebesar 7,2% yoy lebih tinggi dari target pertumbuhan
PDB sebesar 5,0%, ini merupakan jumlah anggaran militer tertinggi selama 4
tahun terakhir yang mencerminkan upaya China untuk menghadapi ketidakpastian
tensi geopolitik global dalam jangka panjang.
Penjualan
ritel di Indonesia turun sebesar 0,6% yoy pada Januari 2023, berbalik arah dari
pertumbuhan sebesar 0,7% yoy pada Desember 2022. Ini merupakan penurunan
penjualan ritel pertama sejak September 2021, di tengah lemahnya konsumsi
akibat suku bunga yang lebih tinggi.
IHSG
ditutup melemah 0,51% atau 35bsp ke level 6.765,30.
Rupiah
ditutup melemah 0,16% atau 25bps ke level Rp15.450/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.425/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP