Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun naik 4 bp ke level 3,57%, seiring kekhawatiran
investor terhadap krisis di sektor perbankan global telah mereda sehingga
mengurangi permintaan untuk aset safe-haven. Selanjutnya, investor akan terus
memantau prospek perekonomian AS ke depan.
Baru-baru
ini, Blackrock menyatakan bahwa investor telah salah dalam berpikir bahwa Fed
akan memangkas suku bunganya tahun ini. Investor terlalu yakin bahwa Fed akan
memangkas suku bunga tahun ini. Blackrock ekspektasikan bahwa Fed akan
memangkas suku bunganya hanya jika pertumbuhan pinjaman perbankan memburuk.
Baru-baru
ini, Gubernur Federal Reserve Michael Barr menyatakan bahwa Fed telah
mempertimbangkan gejolak sektor perbankan global sebelum memutuskan untuk
menaikkan suku bunga sebesar 25 bp pekan lalu dan mengisyaratkan bahwa trend
kenaikan suku bunga dapat segera dihentikan.
Indeks
dolar melemah menuju level 102,5, menyusul investor menyambut baik berita
tentang persetujuan First Citizens BankShares untuk membeli kepemilikan saham
secara signifikan dari Silicon Valley Bank. Saat ini, semua mata investor
beralih ke data acuan utama inflasi AS dan beberapa pidato dari pejabat Fed
pekan ini.
Harga
minyak Brent rebound ke sekitar USD80/barel seiring meningkatnya optimisme investor
terhadap potensi permintaan minyak yang lebih tinggi dari China yang
diperkirakan mencapai all-time-high pada tahun ini, sementara Irak memangkas
sekitar 10% dari total produksinya, sehingga memperketat kondisi pasar minyak
global.
IHSG ditutup
menguat 1,17% atau 79bsp ke level 6.839,44.
Rupiah
ditutup menguat 0,15% atau 22bps ke level Rp15.065/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.087/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP