Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Sentimen konsumen Universitas Michigan untuk AS secara tak terduga meningkat ke level 63,5 pada April 2023 dari level 62,0 pada Maret 2023, di atas perkiraan konsensus di level 62,0. Sementara itu, ekspektasi tingkat inflasi untuk tahun depan melonjak ke level tertingginya selama 5 bulan terakhir di  level 4,6% YoY dari level 3,6% YoY sementara untuk jangka waktu 5 tahun tidak berubah di level 2,9% YoY.

*   Penjualan ritel di AS turun 1,0% MoM pada Maret 2023, menyusul penurunan 0,2% MoM pada Februari 2023, dan lebih rendah dari ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebesar 0,4% MoM, ini merupakan tanda bahwa tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga membebani keinginan konsumen untuk berbelanja.

*   Produksi industri di AS naik 0,4% MoM pada Maret 2023, di atas ekspektasi konsensus yaitu peningkatan sebesar 0,2% MoM dan di atas kenaikan 0,2% MoM pada Februari 2023. Sementara itu, utilisasi kapasitas pabrik sekitar 79,8% pada bulan Maret 2023.

*   Sejak tahun lalu AS mulai membatasi penjualan teknologi chip komputer ke China. Kini Jepang mengikuti langkah tersebut yang bertujuan untuk mencegah agar teknologi chip Jepang tidak disalahgunakan untuk penggunaan militer oleh China.

*   Di AS, sorotan akan tertuju pada rilisnya laporan pendapatan perusahaan. Di tempat lain, investor akan mengamati dengan cermat PMI manufaktur dan servis yang akan dirilis untuk Eropa. Terakhir, China akan mempublikasikan pertumbuhan PDB, penjualan ritel, dan angka produksi industrinya.

*   IHSG ditutup melemah 0,45% atau 31bps ke level 6.787,58.

*   Rupiah ditutup melemah 0,61% atau 90bps ke level Rp14.790/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.700/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP