Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Terjadi volatilitas yang cukup tinggi dalam sesi perdagangan semalam ditengah berlangsungnya FOMC Meeting. Pasar saham AS yang sempat dibuka dengan positif tiba-tiba berbalik arah setelah adanya komentar dari Jerome Powell, Chairman The Fed, yang mengisyaratkan tidak akan adanya rate cut dalam waktu dekat jika tingkat inflasi masih tinggi.

*   Sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar, dalam FOMC Meeting semalam The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya ke level 5.00% - 5.25%, kenaikan kesepuluh berturut-turut sejak Maret 2022. Pasca keputusan kenaikan suku bunga acuan, Jerome Powell, Chairman The Fed, mengatakan bahwa meskipun pengetatan pasar ketenagakerjaan AS telah dilakukan, tingkat inflasi saat ini masih terbilang tinggi dan berada diatas target The Fed. Saat ini The Fed lebih berfokus pada berbagai data indikator ekonomi untuk menentukan arah kebijakan kedepannya. Pelaku pasar berekspektasi bahwa kenaikan suku bunga acuan semalam akan menjadi kenaikan terakhir pada tahun ini sebelum akhirnya suku bunga acuan konstan hingga menjelang akhir tahun.

*   Menurut FedWatch Tool CME, kemungkinan The Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan pada FOMC Meeting bulan Juni mendatang adalah sekitar 87%. Terdapat sekitar 8% kemungkinan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bps, dan sekitar 6% kemungkinan untuk menaikkan kembali suku bunga acuan sebesar 25bps.

*   Bank sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps pada pertemuan hari ini, hal ini dilakukan
untuk membawa tingkat inflasi Euro Zone kembali ke level 2%.

*   Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Q1 2023 akan tercapai minimal sebesar 5% secara yoy dan meyakini prospek pertumbuhan yang semakin baik pada periode selanjutnya.

*   IHSG ditutup menguat 0,31% atau 21bps ke level 6.833,99.

*   Rupiah ditutup menguat terbatas 0,03% atau 5bps ke level Rp14.680/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.685/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP