Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Tingkat
pengangguran di AS turun tipis menjadi 3,4% di April 2023, sama dengan level
terendahnya selama 50 tahun terakhir sebesar 3,4% di Januari 2023 dan di bawah
ekspektasi konsensus sebesar 3,6%. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan
kerja tidak berubah di level 62,6% di April 2023.
Total
kredit konsumen di AS naik USD26,51 miliar pada Maret 2023, setelah kenaikan
USD15 miliar di bulan sebelumnya dan jauh di atas ekspektasi konsensus yaitu
kenaikan sebesar USD16,5 miliar yang ditopang oleh kartu kredit, pinjaman
kendaraan, dan pinjaman mahasiswa.
Data
ketenagakerjaan US untuk bulan April mencatatkan penambahan job opening diatas
ekspektasi pasar (act 253k vs cons 180k), serta terdapat kenaikan pada average
hourly earnings MoM yang juga melebihi ekspektasi (act 0.5% va cons 0.3%).
Janet
Yellen, Menteri Keuangan US berkomentar bahwa pemerintah US akan gagal bayar
obligasi mereka, termasuk interest payment pada penerima jaminan sosial dan
medicare. Pada Januari 2023, debt ceiling US telah mencapai USD 31.4 Triliun
dan terus berupaya membayar utang mereka namun Yellen memperingatkan bahwa US
akan mencapai batasnya pada 1 Juni 2023. Sehingga, yield US bills dengan jatuh
tempo bulan Juni 2023 melonjak hingga sekitar 50-100bps.
Ekonomi
Indonesia tumbuh sebesar 5,03% YoY di 1Q23, di atas perkiraan konsensus yaitu
pertumbuhan sebesar 4,95% YoY menyusul pertumbuhan sebesar 5,01% YoY di 4Q22.
Ini merupakan periode ekspansi ekonomi yang ke-8 secara berturut-turut, di
tengah kenaikan konsumsi rumah tangga yang lebih tinggi dan pemulihan belanja
pemerintah. Bank Indonesia mempertahankan prospek pertumbuhan PDB tahun ini
pada kisaran 4,5% YoY-5,3% YoY.
Di
AS akan didominasi oleh data ekonomi terkait inflasi, termasuk inflasi
konsumen, inflasi produsen, dan survei kepercayaan konsumen Michigan. Selain
itu, investor akan memantau dengan cermat keputusan suku bunga Bank of England.
Di tempat lain, China akan mempublikasikan data perdagangannya.
IHSG
ditutup melemah 0,27% atau 18bps ke level 6.769,63.
Rupiah
ditutup melemah 0,17% atau 25bps ke level Rp14.700/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp14.675/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP