Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Bursa
saham Asia Pasifik mayoritas turun saat gelombang baru wabah COVID-19 di China
memperburuk awan mendung prospek pertumbuhan ekonomi global.
Tingkat inflasi tahunan
Tiongkok naik menjadi 2,5% YoY pada Juni 2022 dari 2,1% YoY pada Mei 2022 dan
di atas perkiraan konsensus sebesar 2,4% YoY. Ini adalah inflasi tertinggi
Tiongkok sejak Juli 2020, dengan kenaikan harga makanan tertinggi dalam 21
bulan terakhir karena konsumsi semakin menguat menyusul membaiknya situasi
Covid-19. Tiongkok menetapkan target inflasi sekitar 3,0% YoY untuk tahun ini,
sama seperti tahun 2021.
Harga emas
berjangka turun tipis 0,10% di $1.740,50/oz pukul 11.01 WIB. Dolar
AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, naik kembali ke level
tertinggi sekitar 20 tahun yang dicapai pada hari Jumat. Data pekerjaan
AS yang dirilis minggu lalu menyiratkan tanda yang sehat, yang meredakan
beberapa kekhawatiran resesi, sehingga meningkatkan ekspektasi pengetatan
moneter lebih lanjut dari Federal Reserve AS.
DJPPR akan mengadakan
lelang SBSN besok, dengan target indikatif sebesar IDR 7 T dengan setelmen pada
Kamis, 14 Juli 2022.
Menurut BI, inflasi
Indonesia pada awal Juli 2022 berada pada level yang rendah dan terkendali.
Laju inflasi hingga pekan pertama Juli 2022 diperkirakan sebesar 0.40% MoM, dengan
penyumbang inflasi utama adalah cabai merah (0,13% MoM), bawang merah (0,12%
MoM), transportasi udara (0,08% MoM), cabai rawit, ( 0,05% MoM), dan tomat
(0,02% MoM).
Indonesia berencana untuk
meningkatkan kandungan bahan bakar berbasis minyak sawit pada biodiesel menjadi
35% mulai 20 Juli 2022, yang dikenal sebagai B35, dari sebelumnya B30.
Kementerian ESDM juga akan meluncurkan uji jalan untuk B40 yang diperkirakan
menciptakan tambahan permintaan 2,5 juta ton minyak sawit yang bisa diserap
pasar domestik.
IHSG ditutup melemah 0,27%
atau 18bp ke level 6.722,15. IHSG melemah menjelang rilis data inflasi AS pada
hari Rabu ini dengan beberapa bursa saham regional libur. Saham berkapitalisasi
besar dan nama konsumer memimpin penurunan IHSG sementara nama-nama layanan
kesehatan bergerak berlawanan dengan IHSG. Sementara itu, terlihat tekanan
inflasi yang mereda terhadap penjualan retail Indonesia, tercermin dari adanya
data pertumbuhan penjualan retail sebesar +15,4% YoY pada bulan Juni 2022.
Rupiah ditutup menguat di level Rp14.973/USD, dibandingkan dengan penutupan
sebelumnya di level Rp14.977/USD. Pelaku pasar menilai adanya kemungkinan BI
akan menaikkan suku bunga acuan dalam beberapa bulan mendatang.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP