Financial Market Update

POI - Point of Interest:


*   Yield US Treasury tenor 10-tahun sideways di level 3,72% di tengah Ketua Fed Jerome Powell yang memperkuat pesan bahwa Fed Funds Rate (FFR) akan naik lebih lanjut di tahun ini untuk melawan tekanan inflasi yang tinggi. Sekitar 70% dari konsensus ekspektasikan bahwa Fed akan menaikkan FFR sebesar 25 bp bulan depan.

*   Hampir semua peserta FOMC ekspektasikan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sedikit lebih tinggi hingga akhir tahun. Fed akan terus membuat keputusan rapat demi rapat, berdasarkan data ekonomi aktual yang masuk dan implikasinya terhadap prospek aktivitas ekonomi dan inflasi AS.

*   Indeks dolar turun ke sekitar level 102, merupakan level terendahnya sejak Mei 2023 seiring pernyataan Ketua Fed Jerome Powell di Kongres yang memberikan petunjuk baru terkait kenaikan Fed Funds Rate (FFR) lebih lanjut. Powell mengisyaratkan bahwa FFR yang lebih tinggi masih akan terus berlanjut seiring Fed memerlukannya untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi AS dan menekan inflasi yang tinggi.

*   Rata-rata suku bunga untuk KPR tenor 30 tahun dengan bunga tetap di AS turun lagi sebesar 4 bp ke level 6,73% pada pekan yang berakhir 16 Juni 2023, ini merupakan level terendahnya dalam sebulan terakhir.

*   Inflasi di Inggris tetap stabil di level 8,7% YoY di Mei 2023, di atas ekspektasi konsensus sebesar 8,4% YoY. Tingkat inflasi tersebut masih jauh lebih tinggi dari target Bank of England (BoE) sebesar 2,0% YoY, meningkatkan kekhawatiran investor bahwa BoE akan mempertahankan kebijakan pengetatan moneternya untuk waktu yang lebih lama.

*   IHSG ditutup melemah 0,26% atau 18bps pada level 6.685,02.

*   Rupiah ditutup menguat 0,03% atau 5bps ke level Rp14.940/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.945/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP