Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Indeks aktivitas bisnis secara umum Federal Reserve Bank of Dallas untuk manufaktur di Texas naik menjadi -23,2 pada Juni 2023, merupakan level tertingginya dalam tiga bulan terakhir, dan lebih baik dari perkiraan konsensus sebesar -26,5. Namun, data tersebut terus menunjukkan kondisi bisnis yang memburuk, dengan kontraksi yang terlihat pada produksi, pesanan baru, dan pengiriman.

*   Indeks dolar sedikit menurun ke sekitar level 102,7 seiring investor yang lanjut memperhitungkan prospek kebijakan ekonomi dan moneter secara global, sementara mengawasi Eropa di mana Rusia terlihat adanya pemberontakan singkat oleh kelompok paramiliter.

*   Indeks perdagangan distributif bulanan Konfederasi Industri Inggris naik ke level -9 pada Juni 2023 dari -10 pada Mei 2023, tetapi masih menunjukkan penurunan kedua bulan secara berturut-turut dalam perdagangan ritel seiring inflasi yang tetap pada level tinggi.

*   Harga Brent rebound sekitar 1% ke USD75/barel seiring Rusia yang menghadapi pemberontakan singkat oleh kelompok paramiliter selama akhir pekan, meningkatkan kekhawatiran terkait ketidakstabilan politik di salah satu produsen minyak terbesar dunia tersebut yang dapat menghambat pasokan minyak global.

*   Indonesia berencana untuk menaikkan mandatori campuran biodiesel berbasis minyak sawit menjadi 40% dalam beberapa tahun ke depan, tetapi untuk saat ini akan mempertahankannya pada level 35%, namun dengan angka tersebut belum sepenuhnya diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

*   IHSG ditutup melemah terbatas 0,04% atau 3bps pada level 6.661,88.

*   Rupiah ditutup menguat 0,15% atau 22bps ke level Rp14.993/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.015/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP