Financial Market Update

POI - Point of Interest:

 

·       Tren penurunan yield UST tenor 10 tahun masih berlanjut hingga ke level 3,82% seiring penurunan inflasi AS yang lebih cepat dari perkiraan dan semakin mengurangi ruang pengetatan moneter oleh The Fed.

 

·     Inflasi AS turun menjadi 3,0%yoy pada Juni 2023, merupakan level terendahnya sejak Maret 2021 dan di bawah ekspektasi konsensus (3,1%yoy). Inflasi inti turun menjadi 4,8%yoy, merupakan level terendahnya sejak Oktober 2021 dan dibawah ekspektasi konsensus (5,0%yoy).

 

·      BoC menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25bp menjadi 5,0% pada Juli 2023, melanjutkan siklus pengetatan kebijakan moneternya setelah pause singkat pada Maret dan April 2023.

 

·       Harga Minyak Brent naik sekitar 1,1% menjadi USD80,5/barel, merupakan harga tertingginya dalam 2 bulan terakhir yang didukung oleh prospek dolar AS yang lebih lemah kedepan dan optimisme China terkait langkah lebih lanjutnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta produksi minyak mentah Rusia yang mulai menurun.  


·       IHSG ditutup menguat 0,03% pada level 6.810,21. Sektor kesehatan menjadi penopang paling besar IHSG pada hari ini, yakni sebesar 1,78%, disusul dengan sektor energi sebesar 0,93%.


·       Rupiah ditutup menguat 0,73% ke level Rp14.965/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.075/USD.

 

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP