Financial Market Update

Point of Interest:

 

Penjualan ritel di AS tumbuh sebesar 0,6% MoM di bulan Desember 2023, setelah kenaikan 0,3% MoM di bulan November 2023 dan di atas ekspektasi konsensus sebesar 0,4% MoM yang didukung oleh penjualan otomotif, bahan bangunan, dan perlengkapan olahraga.

 

Pertumbuhan PDB China tercatat sebesar 5,2% YoY di 4Q23, lebih tinggi dari pertumbuhan 4,9% YoY di 3Q23 namun di bawah ekspektasi konsensus sebesar 5,3% YoY. Data ekonomi bulan Desember 2023 menunjukkan bahwa produksi industri meningkat ke level tertingginya selama dua tahun terakhir, namun penjualan ritel melambat ke level terendahnya selama tiga bulan terakhir dan tingkat pengangguran yang disurvei naik tipis ke level tertingginya selama empat bulan.

 

Bank Indonesia mempertahankan ekspektasi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2024 pada kisaran 4,7% YoY hingga 5,0% YoY, didukung oleh peningkatan belanja untuk pemilu dan pemerintah saat ini yang mempercepat menyelesaikan proyek infrastruktur.

 

Indonesia mencatatkan pertumbuhan pinjaman sebesar 10,38% YoY pada bulan Desember 2023, setelah pertumbuhan pinjaman sebesar 9,74% YoY pada bulan November 2023 didukung oleh permintaan pinjaman yang lebih baik dari korporasi dan rumah tangga.

 

IHSG ditutup menguat 0,73% atau 52bps pada level 7.252,97.

 

Rupiah ditutup menguat 0,13% atau 20bps ke level Rp15.620/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.640/USD.

 

Pasar SBN terutama di sesi sore bergerak menguat terutama pada tenor 10 tahun sehingga yield naik 2-4bps, didorong aksi profit taking investor.

 

Total Kepemilikan offshore turun menjadi Rp843,90T (14,89%) (latest report 16 Jan 2024) dibandingkan Rp848,54T (9 Jan 2024).

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP