Financial Market Update
Point of Interest:
Inflasi PCE di AS turun menjadi 2.4% YoY pada bulan
Januari 2024 (merupakan level
terendahnya sejak Februari 2021) dari 2.6% YoY pada bulan Desember 2024 dan
sejalan dengan ekspektasi konsensus sebesar 2.4% YoY, meningkatkan harapan
investor terkait disinflasi di AS yang masih berlanjut.
Jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran di
AS bertambah sebanyak 13.000 menjadi 215.000 pada pekan yang berakhir 24
Februari 2024, jauh di atas
ekspektasi konsensus sebanyak 210.000. Data tersebut mendukung pandangan bahwa
pasar tenaga kerja AS sedang mengalami pelemahan menyusul kebijakan moneter
ketat yang berkepanjangan dari Fed.
Indeks dolar naik tipis di atas level 104,1 seiring investor mempertahankan ekspektasinya bahwa
Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga pertama kalinya pada Juni 2024
setelah dirilisnya data inflasi PCE dan pasar kerja AS.
Inflasi Jerman turun menjadi 2.5% YoY pada bulan
Februari 2024, dari 2.9% YoY pada
bulan Januari 2024 dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 2.6% YoY. Ini
merupakan tingkat inflasi terendahnya sejak Juni 2021, mendekati target Bank
Sentral Eropa sebesar 2,0%, didorong oleh penurunan yang signifikan dalam harga
pangan.
IHSG ditutup melemah 0,19% atau 14 poin pada level
7.302,08.
Rupiah ditutup menguat 0,10% atau Rp15 pada level
Rp15.700/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp15.715/USD.
Pasar Bonds bergerak melemah hampir di seluruh tenor baik seri benchmark maupun
seri off the run akibat outflows yang terjadi beberapa hari ini.
Total Kepemilikan asing turun IDR 835,82T (14,55% dari
total outstanding) per 27 Feb 24 dari
IDR 835,77T per 20 Feb 24. Total outstanding IDR 5.742,26T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP