Financial Market Update

*Poin of Interest:*

·     *Tingkat inflasi di AS meningkat selama dua bulan berturut-turut menjadi 3,5% YoY pada Maret 2024*, marupakan level tertingginya sejak September 2023, lebih tinggi dari 3,2% YoY pada Februari 2024 dan di atas ekspektasi konsensus sebesar 3,4% YoY. Pada saat yang sama, inflasi inti AS stabil di angka 3,8% YoY, di atas ekspektasi konsensus sebesar 3,7% YoY.

·     *Menurut Survei Konsumen Universitas Michigan, ekspektasi inflasi tahun depan di AS naik menjadi 3,1% YoY pada April 2024*, merupakan level tertingginya selama empat bulan terakhir, dari 2,9% YoY pada Maret 2024. Sementara itu, perkiraan inflasi AS untuk 5-tahun meningkat menjadi 3,0% YoY pada April 2024, lebih tinggi dari 2,8% YoY pada Maret 2024.

·     *Indeks dolar naik ke atas level 106, merupakan level tertingginya selama 5-bulan terakhir*, seiring dengan semakin banyaknya bukti ketahanan perekonomian AS yang memperkuat ekspektasi investor bahwa Fed akan menahan diri untuk tidak memangkas suku bunganya untuk waktu yang lebih lama. USD juga merupakan safe-haven menyusul meningkatnya kekhawatiran peperangan di Timur Tengah akibat serangan Iran terhadap Israel selama akhir pekan.

·     *Harga minyak Brent naik hingga di atas USD90/barel* ditopang oleh kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah akibat serangan Iran terhadap Israel pada akhir pekan yang dapat mengganggu pasokan minyak global. Iran adalah produsen minyak terbesar ke-3 di OPEC, memproduksi sekitar 3 juta barel minyak per hari yang sebagian besar dipasok ke Asia.

·     *Harga emas naik menjadi sekitar USD2,385/ons*, seiring investor yang terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah setelah AS memastikan tidak akan membantu Israel dalam melakukan serangan balasan terhadap Iran. Baru-baru ini, Iran menyerang Israel dengan drone pada akhir pekan sebagai pembalasan atas serangan terhadap kedutaan besarnya di Suriah.

·     *IHSG ditutup melemah 1,68% atau 122 poin pada level 7.164,81*.

·     *Rupiah ditutup melemah 2,08% atau Rp330 pada level Rp16.175/USD*, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.845/USD.

·     *Pasar Bonds hari ini bergerak melemah cukup tajam* setelah libur lebaran yang dipicu oleh outflow karena kenaikan yield UST dan penguatan USD.

·     *Total Kepemilikan asing turun IDR 807,31T (14,14% dari total outstanding) per 4 Apr 24* dari IDR 809,39T per 3 Apr 24. Total outstanding IDR 5.708,97T.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP