Financial Market Update

Point of Interest:

 

Fed mempertahankan FFR tidak berubah pada level 5,25%-5,50% pada pertemuan FOMC bulan Mei 2024, seiring tekanan inflasi yang terus berlanjut dan pasar tenaga kerja yang kuat menunjukkan terhentinya progres dalam upaya menurunkan inflasi ke targetnya sebesar 2% pada tahun ini.

 

Ketua Fed Powell menyatakan bahwa dia tidak ekspektasikan kemungkinan kenaikan suku bunga dan percaya bahwa kebijakan moneter saat ini cukup untuk mencapai target inflasi 2%. Fed juga menyatakan rencananya untuk memperlambat laju Quantitative Tightening (QT) mulai tanggal 1 Juni 2024, yang akan memangkas jumlah maksimum penjualan US Treasury dari balance sheet turun menjadi USD25 miliar setiap bulan dari sebelumnya USD60 miliar.

 

Jumlah lowongan pekerjaan turun sebesar 325.000 dari bulan sebelumnya menjadi 8,48 juta pada Maret 2024, mencapai level terendahnya sejak Februari 2021 dan meleset dari ekspektasi konsensus sebesar 8,69 juta. Lowongan kerja turun di sektor konstruksi dan sektor keuangan dan asuransi.

 

PMI Manufaktur ISM di AS turun ke level 49,2 pada April 2024 dari level 50,3 pada Maret 2024, jauh di bawah ekspektasi konsensus yang ekspektasikan flat. Data tersebut mencerminkan kontraksi di sektor manufaktur AS seiring kenaikan biaya bahan baku, yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak, aluminium, baja, dan plastik.

 

Harga minyak Brent turun sekitar 3% menjadi USD83/barel, seiring peningkatan stok minyak mentah AS yang menopang pasokan minyak global dan harapan gencatan senjata di Timur Tengah telah mengurangi risiko konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

 

IHSG ditutup melemah 1,61% atau 117 poin pada level 7.117,43.

 

Rupiah ditutup menguat 0,46% atau Rp75 pada level Rp16.185/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.260/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak menguat semua tenor seiring penguatan Rupiah.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 791,03T (13,79% dari total outstanding) per 29 Apr 24 dari IDR 793,85T per 24 Apr 24. Total outstanding IDR 5.736,68T.

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP