Financial Market Update
Point of Interest:
Ekspektasi
inflasi konsumen AS pada tahun depan meningkat menjadi 3,3% YoY pada April 2024,
yang merupakan level tertingginya sejak bulan November 2023, dari 3,0% YoY pada
Maret 2024. Selanjutnya, ekspektasi inflasi untuk jangka waktu 3-tahun turun
menjadi 2,8 % YoY dari 2.9% YoY, sedangkan untuk jangka waktu 5-tahun naik
menjadi 2.8% YoY dari 2.6% YoY.
Indeks dolar turun
tipis ke level 105 seiring investor yang bersiap
diri untuk rilisnya data inflasi headline AS pada pertengahan pekan ini yang
dapat mempengaruhi prospek kebijakan moneter Fed. Pada saat yang sama, investor
akan mencermati pernyataan dari beberapa pejabat Fed untuk mendapatkan petunjuk
kapan pemangkasan suku bunga akan dimulai, khususnya pernyataan Ketua Powell
pada Rapat Umum Tahunan Asosiasi Bankir Global di Amsterdam.
Surplus transaksi
berjalan China turun menjadi USD39,2 miliar pada 1Q24,
merupakan surplus terkecil sejak mengalami defisit pada 1Q20. Surplus barang
mencapai USD 121,1 miliar, defisit perdagangan sektor jasa mencapai USD61
miliar, defisit FDI sebesar USD27,9 miliar, dan cadangan devisa meningkat
sebesar USD43,4 miliar.
Harga minyak Brent naik
ke sekitar USD83-85/barel, didukung oleh indikasi
membaiknya permintaan minyak di China, dan meningkatnya kekhawatiran investor
terhadap potensi gangguan pasokan di Kanada akibat kebakaran hutan di Kanada
Barat, yang dapat berdampak pada penurunan kapasitas produksi minyak harian
sebesar 3,3 juta barel.
Indeks kepercayaan
konsumen Indonesia naik ke level 127,7 pada April 2024 dari 123,8 pada Maret
2024. Ini merupakan level tertingginya sejak Mei
2023, setelah pemilu yang digelar pada awal tahun berjalan lancar, hanya dalam
satu putaran.
IHSG ditutup melemah
0,22% atau 15 poin pada level 7.083,76.
Rupiah ditutup melemah
0,15% atau Rp24 pada level Rp16.104/USD,
dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.008/USD.
Pasar Bonds hari ini
bergerak melemah terutama tenor 5-10 tahun dan cenderung
sepi. Hasil lelang SUN yang dimenangkan sebesar Rp21,36T dengan total bidding
sebesar Rp49,42T.
Total Kepemilikan asing
turun IDR 792,08T (13,75% dari total outstanding) per 3 Mei 24
dari IDR 789,87T per 30 Apr 24. Total outstanding IDR 5.757,18T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP