Financial Market Update

Point of Interest:

 

Tingkat inflasi headline di AS turun menjadi 3,4% YoY pada April 2024 dari 3,5% pada Maret 2024 yang sejalan dengan ekspektasi konsensus. Secara bulanan, inflasi AS naik sebesar 0,3% MoM pada April 2024, di bawah 0,4% MoM pada dua bulan sebelumnya dan ekspektasi konsensus sebesar 0,4% MoM.

 

Tingkat inflasi inti di AS turun ke level terendahnya selama tiga tahun terakhir sebesar 3,6% YoY pada April 2024, turun dari 3,8% YoY pada Maret 2024, sejalan dengan ekspektasi konsensus. Secara bulanan, inflasi inti AS naik sebesar 0,3% MoM pada April 2024, melambat dari kenaikan sebesar 0,4% MoM pada Maret dan Februari 2024, dan sejalan dengan ekspektasi konsensus.

 

Penjualan ritel di AS tidak berubah secara MoM pada April 2024, setelah kenaikan sebesar 0,6% MoM pada Maret 2024 dan meleset dengan ekspektasi konsensus yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,4% Mom, menunjukkan bahwa belanja konsumen telah sedikit berkurang.

 

Indeks Pasar Perumahan NAHB/Wells Fargo di AS turun ke level 45,0 pada Mei 2024, merupakan level terendahnya selama empat bulan terakhir, turun dari level 51,0 pada April 2024 dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 51,0. Ini merupakan penurunan pertama dalam sentimen pembangunan rumah sejak November 2023 yang disebabkan oleh suku bunga KPR yang secara konsisten berada di atas 7% selama beberapa bulan terakhir.

 

Indeks dolar melanjutkan penurunan ke level 104,5, merupakan level terendahnya selama 5 pekan terakhir, setelah laporan inflasi AS memberikan sedikit kelegaan atas tekanan inflasi, dan memperkuat ekspektasi investor bahwa Fed akan mulai memangkas suku bunganya sebesar 25 bp pada September 2024.

 

IHSG ditutup menguat 0,93% atau 67 poin pada level 7.246,70.

 

Rupiah ditutup menguat 0,64% atau Rp103 pada level Rp15.925/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.028/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak menguat terutama tenor 5-10 tahun seiring penurunan UST dan penguatan Rupiah.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 791,61T (13,90% dari total outstanding) per 15 Mei 24 dari IDR 788,29T per 2 Mei 24. Total outstanding IDR 5.693,27T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP