Financial Market Update
Point of Interest:
Isabel
Schnabel menyatakan bahwa ECB harus menerapkan pendekatan pemangkasan suku bunga
setelah bulan Juni 2024 dengan penuh kehati-hatian.
Sementara itu, langkah pemangkasan suku bunga pada Juni 2024 mungkin sudah
tepat berdasarkan data ekonomi yang telah dirilis dan proyeksi ekonomi ECB,
namun masih terdapat ketidakpastian terkait langkah pemangkasan suku bunga ke
depan setelah Juni 2024.
Tingkat
inflasi Eropa tercatat sebesar 2,4% YoY pada April 2024,
mirip dengan data inflasi Maret 2024, dan merupakan level terendahnya selama
tiga tahun terakhir. Setahun sebelumnya, tingkat inflasi jauh lebih tinggi
yaitu sebesar 7,0% YoY. Perlambatan inflasi terjadi pada harga energi dan biaya
sektor jasa.
Produksi
industri China meningkat sebesar 6,7% YoY pada April 2024,
di atas ekspektasi konsensus sebesar 5,5% YoY, lebih tinggi dari kenaikan
sebesar 4,5% YoY pada Maret 2024. Secara bulanan, produksi industri naik
sebesar 0,97% MoM, sementara produksi industri tumbuh sebesar 6,3% YoY pada
4M24.
Harga
minyak Brent naik ke sekitar USD84-85/barel
ditopang oleh penurunan persediaan minyak mentah AS baru-baru ini dan
meningkatnya optimisme bahwa Fed AS akan memangkas suku bunga tahun ini.
Sementara itu, laporan terbaru OPEC menunjukkan proyeksi permintaan minyak
global yang kuat sebesar 2,25 juta barel per hari pada tahun 2024 dan 1,85 juta
barel per hari pada tahun 2025.
Di
AS, investor akan memantau dengan cermat pidato beberapa pejabat Fed, risalah
pertemuan FOMC, dan indikator utama ekonomi AS termasuk PMI Manufaktur dan
Sektor Jasa. Secara global, perhatian investor akan
tertuju pada keputusan suku bunga di China. Sementara itu, data inflasi akan
dirilis di Inggris dan Jepang.
IHSG
ditutup melemah 0,69% atau 51 poin pada level 7.266,69.
Rupiah
ditutup melemah 0,13% atau Rp20 pada level Rp15.975/USD,
dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.955/USD.
Pasar
Bonds hari ini bergerak stabil dan cenderung sepi untuk
seluruh tenor dan ditransaksikan dengan volume terbatas. Lelang SBSN hari ini
dengan incoming bid Rp16,5 Triliun dimenangkan sebesar Rp8,1 Triliun.
Total
Kepemilikan asing turun IDR 791,61T (13,90% dari total outstanding) per 15 Mei
24 dari IDR 788,29T per 2 Mei 24. Total
outstanding IDR 5.693,27T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP