Financial Market Update

Point of Interest:

 

Sentimen konsumen University of Michigan untuk AS tercatat pada level 69.1 pada Mei 2024 lebih tinggi dari ekspektasi konsensus pada level 67.5. Ekspektasi inflasi untuk setahun ke depan tercatat sebesar 3,3% YoY, sedangkan prospek inflasi untuk 5-tahun ke depan tetap stabil di angka 3,0% YoY.

 

Pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur di AS naik sebesar 0,7% MoM di bulan April 2024, menyusul kenaikan sebesar 0,8% MoM di bulan Maret 2024 dan meleset dari ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebesar 0,8% MoM yang ditopang oleh kuatnya permintaan untuk peralatan transportasi.

 

Di AS, investor akan memantau dengan cermat data inflasi PCE, belanja konsumen, dan pidato beberapa pejabat Fed. Secara global, perhatian investor akan tertuju pada tingkat inflasi dan tingkat pengangguran di Kawasan Eropa. Terakhir, di Jepang, fokus investor akan tertuju pada pidato pembukaan Gubernur Ueda pada konferensi yang diselenggarakan oleh Bank of Japan, bersamaan dengan rilis data inflasi, dan produksi industri.

 

Harga minyak global naik lebih dari 0,9% di sekitar USD82,1/bbl. Meskipun demikian, harga minyak turun lebih dari 2% dalam seminggu karena memudarnya risiko geopolitik di Timur Tengah dan tanda-tanda melimpahnya pasokan di pasar minyak global. Pertemuan Komite Pemantau Bersama Kementerian OPEC+ (JMMC) berikutnya akan diadakan pada tanggal 2 Juni. JMMC akan menilai kondisi pasar minyak dan membuat rekomendasi mengenai kebijakan output kelompok tersebut.

 

IHSG ditutup melemah 0,64% atau 46 poin pada level 7.176,42.

 

Rupiah ditutup melemah 0,45% atau Rp72 pada level Rp16.065/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.993/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak melemah namun cenderung sepi ditransaksikan dengan volume terbatas menjelang lelang SUN besok dengan target sebesar Rp22 Triliun.

 

Total Kepemilikan asing naik IDR 802,99T (14,03% dari total outstanding) per 22 Mei 24 dari IDR 788,29T per 2 Mei 24. Total outstanding IDR 5.722,74T.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP