Financial Market Update
Point of Interest:
Ekspektasi inflasi AS untuk setahun ke depan turun
menjadi 3,2% YoY pada Mei 2024 dari
3,3% YoY pada April 2024. Sementara itu, ekspektasi inflasi AS tidak berubah
untuk jangka waktu 3-tahun sebesar 2,8% YoY, dan meningkat menjadi 3,0% YoY
dari 2,8% YoY untuk jangka waktu 5-tahun.
Indeks Dolar naik di atas level 105, seiring investor yang bersiap menghadapi keputusan
suku bunga Fed dan data CPI yang akan dirilis pekan ini. Indeks Dolar juga
diuntungkan dari penurunan yang signifikan dari mata uang Euro di tengah
ketidakpastian politik di Eropa.
Ketidakpastian politik muncul di Eropa menyusul kemenangan besar kelompok sayap kanan dalam
pemilihan Parlemen Eropa terutama di Perancis, Jerman dan Italia yang
meningkatkan kekhawatiran investor global.
Harga minyak Brent naik di atas 2% menjadi
USD82-83/barel didorong oleh
ekspektasi peningkatan permintaan bahan bakar global pada musim panas. Di sisi
pasokan, OPEC+ berencana untuk mulai melakukan sejumlah pemangkasan produksi
minyaknya dalam beberapa bulan ke depan.
Harga emas naik sekitar 1% menjadi USD2,300/ons seiring investor yang mencermati keputusan kebijakan
moneter FOMC pada pekan ini dan rilis data CPI AS untuk menentukan kapan Fed
akan melakukan pemangkasan suku bunga untuk pertama kalinya. Dari sisi
permintaan, bank sentral China menghentikan pembelian emas pada Mei 2024
setelah 18 bulan berturut-turut melakukan pembelian.
IHSG ditutup melemah 0,95% atau 66 poin pada level
6.855,69.
Rupiah ditutup melemah 0,06% atau Rp10 pada level
Rp16.290/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp16.280/USD.
Pasar Bonds hari ini bergerak melemah dengan transaksi yang terbatas seiring dengan
pelemahan Rupiah. Lelang SUN dimenangkan sebesar Rp22 triliun sesuai target
dengan incoming bid sebesar Rp43 triliun.
Total Kepemilikan asing turun IDR 806,27T (14,05% dari
total outstanding) per 4 Juni 24 dari
IDR 806,97T per 31 Mei 24. Total outstanding IDR 5.740,10T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP