Financial Market Update
Point of Interest:
Indeks aktivitas bisnis umum Fed Bank of Dallas
untuk manufaktur di Texas berada di -15,1 pada Juni 2024, naik dari level
terendahnya selama empat bulan di level -19,4 pada Mei 2024.
Investor cenderung wait and see terhadap data
inflasi AS, PCE price index diperkirakan 2,6%yoy lebih rendah dari bulan
sebelumnya 2,7%yoy, seiring penurunan yield yang terbatas dengan minimnya
katalis pada awal pekan ini.
FDI di China turun sebesar 28,2%yoy menjadi
CNY412,5 miliar
selama Jan-Mei 2024, sekitar 12,2% atau CNY50,41 miliar ke industri manufaktur
berteknologi tinggi.
Yield SBN mulai bergerak melandai seiring
meredanya kecemasan pelaku pasar terkait prospek fiskal Indonesia di bawah
pemerintahan Kepemimpinan Prabowo Subianto sejalan dengan penegasan komitmen
kesinambungan kebijakan ke depan terutama terkait defisit APBN dan rasio utang.
Yield SBN10yr turun ke
7,08%, SBN5yr 7,01% dan SBN2yr 6,74%.
Lelang SUN hari ini naik 31,4% dibandingkan
sebelumnya,
dengan nilai penawaran yang masuk mencapai Rp56,38 triliun menjadi sinyal
kembali menguatnya minat investor.
APBN periode Mei 2024 mengalami defisit Rp21,8
triliun atau 0,1% dari PDB. Pendapatan negara per Mei 2024 tercatat
Rp1,12 triliun atau setara 40,1% dari target 2024, turun 7,1% dari periode Mei
2023. Realisasi belanja negara mencapai Rp1,14 triliun atau setara 34,4% dari
target 2024, naik 14% dari Mei 2023.
IHSG ditutup melemah 0,09% pada level 6.882,70.
Rupiah ditutup menguat 0,12% pada level
Rp16.375/USD,
dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.394/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP