Financial Market Update
Point of Interest:
Data Conference Board's Leading Economic Index bulan Juli turun dari -0,2% ke -0,6% (surv: -0,4%), didorong melemahnya new orders, ekspektasi konsumen, dan aktivitas manufaktur. Selain itu, survei Fed NY mengindikasikan peningkatan ketidakpastian pasar tenaga kerja AS, dengan persentase orang yang khawatir menganggur dalam 4 bulan ke depan mencapai rekor tertinggi dan turnover tenaga kerja cenderung meningkat.
Goldman Sachs menurunkan proyeksi resesi AS menjadi 20% dari 25%, setelah sebelumnya menaikkannya dari 15%. Penurunan proyeksi tersebut didorong oleh rilis data tenaga kerja dan retail sales terbaru menunjukkan tidak terdapat tanda-tanda resesi
Retail Sales Inggris naik 0,5% (Juli) dari -0,9% (Juni). Data yang positif tersebut menurunkan ekspektasi pemangkasan suku Bunga BoE dalam waktu dekat, dengan probabilitas cut pada September turun ke 37%.
Harga emas melonjak ke rekor tertinggi di atas USD2.500/oz, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga AS oleh The Fed dalam waktu dekat.
Pembayaran bunga utang pada RAPBN 2025 ditetapkan sebesar Rp552,9 triliun, naik Rp53,9 triliun atau 10,8% dibandingkan dengan pembayaran bunga utang tahun sebelumnya pada outlook 2024 sebesar Rp499 triliun. Bunga utang tersebut terdiri dari pembayaran bunga utang dalam negeri Rp497,6 triliun dan luar negeri Rp55,2 triliun.
Pada lelang SUN hari ini, incoming bids yang masuk memecahkan rekor terbesar sepanjang tahun, mencapai Rp104,07 triliun, didukung oleh sentimen pasar yang bullish. Besarnya minat investor membuat pemerintah memutuskan nilai penjualan lebih besar dari target indikatif yaitu mencapai Rp27 triliun dari target Rp22 triliun.
IHSG ditutup menguat 0,90% ke level 7.533,98, terutama dipicu oleh naiknya harga saham PT BRI, PT Barito Renewable Energy, dan PT Telkom Indonesia.
Rupiah ditutup menguat 0,73% ke level Rp Rp15.435/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.552/USD, dan merupakan mata uang di Asia yang mengalami penguatan paling signifikan.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP