Financial Market Update
Point of Interest:
• Rilis
Minutes of FOMC Meeting 24 Juli yang mengisyaratkan peningkatan kemungkinan
pemangkasan FFR pada September 2024
mendorong Indeks DXY turun ke 101,12 dan yield UST turun ke 3,81%
• Biro
Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah pekerja dalam payroll kemungkinan
akan direvisi turun sebanyak 818.000 untuk 12 bulan hingga Maret,
atau berkurang sekitar 68.000 setiap bulannya. Revisi turun yang signifikan
tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja AS.
• S&P
Global UK Services PMI naik ke 53,3 di Agustus dari 52,5 di Juli, di atas
ekspektasi konsensus di 52,8. Angka tersebut merupakan
ekspansi berturut-turut selama 10 bulan dan yang tertinggi sejak April.
• BI
melaporkan transaksi berjalan Indonesia
2Q24 mencatat kenaikan defisit menjadi USD3 miliar (0,9% dari PDB)
dari USD2,4 miliar pada kuartal sebelumnya, dan lebih besar dari ekspektasi
pelaku pasar sebesar USD2,44 miliar.
• Defisit
NPI menyempit menjadi USD600 juta dari USD6 miliar pada
kuartal sebelumnya. Adapun neraca transaksi modal dan finansial surplus USD2,7
miliar, naik dari kuartal sebelumnya yang defisit sebesar USD1,6 miliar.
•
IHSG ditutup melemah 0,87% ke
level 7.488,68.
•
Rupiah ditutup melemah 0,74%
ke level Rp Rp15.600/USD, dibandingkan dengan penutupan
sebelumnya di level Rp 15.4855/USD, disebabkan oleh melebarnya defisit neraca
berjalan dan sentimen negatif situasi politik domestik.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP