Financial Market Update

Point of Interest:

 

     Pada simposium Jackson Hole, Fed Chair, Jerome Powell menyampaikan bahwa sudah saatnya untuk menyesuaikan kebijakan Bank Sentral untuk mendukung pasar tenaga kerja tetap kuat dan juga menjaga stabilitas harga.

 

     Berdasarkan data CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan probabilitas 76% the Fed akan memangkas FFR sebesar 25bps di bulan September, dan 24% probabilitas pemangkasan sebesar 50bps di bulan September.

 

     Anggota Dewan Gubernur ECB, Martins Kazaks, menyatakan bahwa ECB memiliki ruang untuk pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali pada sisa tahun ini sejalan dengan tren inflasi yang sesuai dengan proyeksi ECB.

 

     PBOC mempertahankan suku bunga 1-Year Medium-term Lending Facility (MLF) tetap pada level 2,3%. PBOC melakukan net withdrawal sebesar CNY101 miliar dari sistem perbankan melalui 1-Yr MLF untuk mencegah kelebihan likuiditas dan membatasi kenaikan di pasar obligasi.

 

     Investor asing tetap membeli obligasi Indonesia di tengah meningkatnya tanda-tanda perubahan kebijakan The Fed dan tidak terpengaruh oleh protes yang terjadi pada Kamis pekan lalu. Tercatat foreign inflows pada pasar obligasi sebesar USD610 juta pada 22 Agustus.

 

     Secara Mtd, foreign inflows di pasar obligasi mencapai USD2,2 miliar, terbesar sejak Januari 2023. Faktor domestik pendorong foreign inflows adalah target defisit sebesar 2,53% dari PDB pada anggaran 2025, lebih rendah dari estimasi defisit tahun ini sebesar 2,7% dan di bawah batas 3%.

 

     IHSG ditutup menguat 0,82% ke level 7.606,19.

 

     Rupiah ditutup menguat 0,39% ke level Rp Rp15.430/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.490/USD.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP