Financial Market Update
Point of Interest:
•
ADP Nonfarm Employment Change AS (Agustus) diumumkan sebesar 99.000, lebih rendah dari Juli sebesar 111.000
(surv: 145 ribu) dan merupakan jumlah terendah sejak Januari 2021. Angka
tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja AS berlanjut melemah selama 5-bulan
berturut-turut.
•
PMI Sektor Jasa versi ISM di AS naik tipis ke 51,5 (Agustus) dari 51,4 (Juli), di atas ekspektasi
konsensus sebesar 51,1, melanjutkan momentum positif dalam aktivitas penyedia
sektor jasa AS yang ditopang oleh kuatnya permintaan dari pelanggan.
•
Perekonomian Jerman diperkirakan akan mengalami stagnansi tahun ini. IFO institute merevisi proyeksi pertumbuhan
Jerman menjadi 0% pada tahun ini dengan pertimbangan krisis structural dan
konsumsi yang lemah meskipun terjadi penurunan inflasi.
•
Pemerintahan Biden dikabarkan sedang berencana untuk memberlakukan
kontrol ekspor pada sektor critical technologies China, seperti komputasi kuantum dan barang
semikonduktor, menghambat kemajuan teknologi di China.
•
Cadangan devisa Indonesia (Agustus) diumumkan sebesar USD150,2 miliar, naik USD4,8 miliar dari Juli dan merupakan
rekor tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan cadev didorong oleh penerimaan
pajak, jasa, dan migas, serta penarikan PLN pemerintah.
•
Pemerintah Indonesia berhasil menjual Global Bond dalam denominasi USD (tenor 10 dan 30 tahun) dan EUR (tenor 8
tahun) masing-masing sebesar USD1,8 miliar (eq. Rp27,73 trilyun) dan EUR750
juta (eq. Rp12,82 trilyun).
•
IHSG ditutup menguat 0,53% ke level 7.721,85.
•
Rupiah ditutup menguat 0,21% ke level Rp Rp15.365/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.397/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP