Financial Market Update
Point of Interest:
· Pemangkasan FFR 50bps ke level 4,75%-5,00% pada September 2024, didorong kemajuan inflasi AS yang membaik.
Dot plot menunjukkan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 100bps pada 2024,
dan tahun 2025 diperkirakan pemangkasan suku bunga tambahan sebesar 100bps,
diikuti oleh pemangkasan suku bunga yang terakhir sebesar 50bps pada tahun
2026.
· The Fed memperkirakan Inflasi PCE AS sebesar 2,3% YoY (2024) dan 2,1%
YoY (2025).
Sementara itu, inflasi inti AS diproyeksikan sebesar 2,6% YoY (2024) dan 2,2%
YoY (2025). Pertumbuhan PDB AS diproyeksikan sebesar 2,0% pada 2024 dan 2025.
Tingkat pengangguran AS diproyeksikan sebesar 4,4% (2024) dan 4,4% (2025).
· Tingkat inflasi headline Inggris stabil di 2,2% YoY (Agustus 2024), dan sejalan dengan ekspektasi konsensus,
dengan kontribusi kenaikan harga terbesar dari tarif tiket pesawat terutama
rute Eropa 11,9% YoY (Agustus 2024).
· Belanja Negara ditetapkan sebesar Rp3.621 triliun ($237 miliar) untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi
sebesar 5,2% (pengesahan APBN 2025 menjadi UU dalam rapat paripurna DPR).
Presiden RI, Joko Widodo menetapkan defisit anggaran sebesar 2,53% dari
PDB, menyempit dari defisit 2,7% yang diperkirakan untuk tahun ini.
·
Menurut Kementerian Keuangan, pada tahun 2025, pendapatan negara
diperkirakan mencapai 3.005 triliun, didukung oleh peningkatan penerimaan pajak
sebesar 14% dari proyeksi tahun ini. Target minyak juga dinaikkan menjadi
605.000 barel/hari untuk meningkatkan penerimaan bukan pajak dan mengurangi
impor minyak mentah.
·
Asumsi perekonomian 2025 ditetapkan Pemerintah diantaranya nilai tukar
rupiah rata-rata sebesar 16.000/USD (revisi 16.100), dan target yield
obligasi rata-rata juga diturunkan menjadi 7% (revisi 7,1%).
·
Harga di pasar obligasi domestik hari ini menguat signifikan seiring
investor obligasi global mulai beralih dari safe asset di negara maju ke
riskier asset di negara berkembang, termasuk Indonesia. Volume transaksi SBN
secara outright mencapai Rp32,4 triliun hari ini, lebih tinggi dibandingkan
dengan volume transaksi kemarin sebesar Rp19,4 triliun.
· IHSG ditutup menguat 0,97% ke level 7.905,39.
· Rupiah ditutup menguat 0,63% ke level Rp
Rp15.239/USD,
dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.340/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP