Financial Market Update
Point of Interest:
• Tingkat kepercayaan konsumen di Eropa sedikit membaik ke -12,9
(September) dari
-13,4 (Agustus) dan di atas ekspektasi konsensus sebesar -13,2.
• Penjualan ritel Inggris naik 1% pada Agustus, melebihi ekspektasi
konsensus sebesar 0,4%. Sementara itu, pejabat BoE, Catherine Mann, mengatakan bahwa BoE harus
mempertahankan suku bunga higher for longer, kecuali risiko inflasi mereda.
• BoJ hold suku bunga acuannya di level 0,25% pada pertemuan September
2024, sejalan
dengan ekspektasi konsensus. BoJ tidak terburu-buru untuk menaikkan suku
bunganya lebih lanjut setelah hike 2x pada tahun ini, yaitu pada Maret dan Juli
2024.
• Tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat. Israel menyerang ibu kota Lebanon, Beirut,
menyusul Hizbullah yang menembakkan ratusan roket ke arah Israel utara. IDF
menyatakan bahwa lebih dari 100 roket telah ditembakkan di dekat kota pelabuhan
Haifa.
•
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan bahwa middle income trap
disebabkan oleh regulasi yang membuat perekonomian menjadi sulit. World Bank melaporkan sebanyak 108 negara,
termasuk Indonesia, menghadapi kendala serius yang dapat menghambat upaya
mereka untuk menjadi negara berpendapatan tinggi dalam beberapa dekade
mendatang.
• BI melaporkan uang beredar (M2) pada Agustus sebesar Rp8.973,7 triliun
atau tumbuh 7,3%yoy, melambat dari Juli yang tumbuh sebesar 7,6%yoy. Perkembangan tersebut
didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7%yoy dan uang kuasi
sebesar 5,6%yoy.
•
IHSG ditutup menguat 0,42% ke level 7.775,73.
•
Rupiah ditutup melemah 0,40% ke level Rp Rp15.210/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.150/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP