Financial Market Update

Point of Interest:

     Klaim pengangguran di AS meningkat sebanyak 6.000 dari pekan sebelumnya menjadi 225.000 pada periode yang berakhir 28 September 2024, melampaui ekspektasi konsensus sebanyak 220.000, melanjutkan tren pelemahan pasar tenaga kerja di AS

 

     PMI sektor jasa versi ISM di AS naik ke level 54,9 (September) dari level 51,5 (Agustus) dan jauh lebih tinggi dari perkiraan konsensus pada level 51,7. Data tersebut menunjukkan aktivitas bisnis terkuat di sektor jasa sejak Februari 2023.

 

     Harga minyak Brent naik sekitar 5%-6% menjadi USD78/barel, setelah Israel menghancurkan pangkalan udara Rusia di Suriah dengan serangan rudal dan kemungkinan Israel akan menyerang fasilitas minyak Iran dalam waktu dekat.

 

     Gubernur BOE, Andrew Bailey, menyatakan kemungkinan penurunan suku bunga jika inflasi tetap terkendali. Lebih lanjut, Bailey menyampaikan kemungkinan BOE bisa menjadi “sedikit lebih aktif” dalam pendekatannya terhadap penurunan suku bunga.

 

     Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyatakan bahwa utang pemerintah naik Rp5.467 triliun atau 195% dalam satu dekade terakhir untuk membiayai Pembangunan. Sementara itu, rasio utang terhadap PDB naik dari 25,05% menjadi 38,87%.

 

     Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyatakan bahwa tidak terdapat penurunan daya beli masyarakat, terlihat dari berbagai indikator perekonomian yang kerap mencerminkan daya beli masyarakat yang masih stabil dan berada pada level tinggi.

 

     IHSG ditutup melemah 0,63% ke level 7.496,09. Sebanyak 187 saham menguat, dan 182 saham melemah. Sementara, 209 saham tidak bergerak.

 

     Rupiah ditutup melemah 0,37% ke level Rp Rp15.485/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.428/USD.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP