Financial Market Update

Point of Interest:

        JOLTS Job Openings AS turun sebanyak 418,000 menjadi 7,44 juta (September) dari 7,86 juta (Agustus) dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 7,99 juta. Angka tersebut merupakan level terendah sejak Januari 2021, mengindikasikan pasar tenaga kerja AS sedang melemah.

    Indeks keyakinan konsumen AS diumumkan naik menjadi 108,7 (Oktober) dari 99,2 (September), tertinggi dalam 9 bulan terakhir dan di atas ekspektasi sebesar 99,5. Kenaikan tersebut mencerminkan peningkatan optimisme konsumen AS terhadap kondisi perekonomian dan tenaga kerja di AS.

       Tensi perdagangan antara China dan Eropa meningkat seiring pemberitaan bahwa Eropa menaikkan tariff untuk kendaraan Listrik dari China, dengan kisaran hingga 45%, yang dipublikasikan secara resmi pada hari ini dan mulai berlaku minggu ini.

    Tensi geopolitik di Timur Tengah cenderung tertahan dengan adanya pemberitaan bahwa Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, telah membahas kemungkinan de-eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah.

      Pemerintah Indonesia berhasil menjual obligasi sebesar Rp18,85 triliun pada lelang kemarin, lebih rendah dari target indikatif pemerintah sebesar Rp22 triliun. Adapun penawaran yang masuk sebesar Rp29,58 triliun, terendah sejak 3 Oktober 2023.

     Berdasarkan data dari Kementrian Keuangan, investor asing melakukan net jual SBN sebesar $101,1 juta pada tanggal 28 Oktober. Berdasarkan data bursa, investor asing juga melakukan net jual saham sebesar $32,5 juta pada 29 Oktober.

        IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.569,85, terutama dipicu oleh pelemahan  saham-saham teknologi.

        Rupiah ditutup menguat 0,38% ke level Rp Rp15.700/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.760/USD.