Financial Market Update
Point of Interest:
•
Univ. of Michigan sentiment (Nov) diumumkan meningkat ke level 73, di atas ekspektasi konsensus di level 71 dan
merupakan level tertinggi dalam 7 bulan terakhir. Angka tersebut mencerminkan
membaiknya optimisme masyarakat AS terhadap outlook perekonomian AS.
• Anggota DG ECB yang juga merupakan Gubernur bank sentral Yunani,
Yannis Stournaras, menyatakan bahwa implementasi kebijakan Pemerintahan Trump
yang dijanjikan dalam kampanyenya, terkait tarif, kebijakan fiskal dan
migrasi, dinilai akan berdampak negatif pada ekonomi Uni Eropa.
•
Harga minyak Brent turun sekitar 2%-3% menjadi USD72-73/barel ditopang oleh berkurangnya kekhawatiran atas
gangguan pasokan yang berkepanjangan akibat Badai Rafael di Teluk Meksiko AS
dan penurunan impor minyak dari China yang terus berlanjut.
•
CPI YoY China (Okt) tercatat sebesar 0,3%, sedikit lebih rendah dari perkiraan
konsensus dan angka September sebesar 0,4%. CPI MoM (Okt) menunjukakn deflasi
sebesar 0,3%. Sementara itu, PPI YoY (Okt) juga masih deflasi sebesar 2,9%,
lebih dalam dari deflasi Sept sebesar 2,8%.
• Survey Konsumen BI menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan
Oktober turun ke 121,1 dari 123,5 (Sept) dan terendah sejak Desember 2022. Penurunan
tersebut disebabkan oleh penurunan penghasilan dan keterbatasan lapangan kerja.
• Kementerian Keuangan melaporkan posisi utang pemerintah per 30 Sept 2024
sebesar Rp8.473,90 triliun (38,55% dari PDB), naik Rp11,97 triliun dari bulan sebelumnya
sebesar Rp8.461,93 triliun. Sementara itu, rata-rata tertimbang jatuh tempo
utang pemerintah berada di 7,98 tahun.
•
IHSG ditutup melemah 0,28% ke level 7.266,46.
•
Rupiah ditutup sedikit melemah 0,06% ke level Rp15.680/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya
pada level Rp15.670/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP